Berita Terupdate Terpesona Virus Corona

Tentang hal, hewan yang menjadi titik berat penularan COVID-19 ini sampai saat ini masih belum diketahui. Dalam kasus-kasus parah, COVID-19 dapat diperburuk dengan sindrom gawat pernapasan akut, sepsis dan septic shock, gagal multiorgan, termasuk gagal ginjal atau gagal jantung akut. World Health Organization merekomendasikan masyarakat menggunakan masker hanya jika mereka mengalami tanda sakit pernapasan, atau kalau mereka telah dinyatakan terjangkit Virus Corona, baik rendah maupun berat. Salah homo cara penyebaran Virus Corona adalah dengan melakukan pengembaraan ke Tiongkok, atau berdekatan dengan seseorang yang segar saja dari Tiongkok serta mengalami gejala sakit pernapasan.

Virus Covid-19

Kunjungi Center for Disease Control and Prevention & World Health Organization buat informasi lebih lanjut. Penderita yang terinfeksi virus corona akan menerima terapi dengan bersifat suportif untuk mengambil gejala. Misalnya anti-piretik untuk menurunkan suhu tubuh serta cairan untuk mencegah dehidrasi, serta terapi oksigen di pasien yang mengalami sesak napas. Dokter juga akan menimbulkan apakah pasien ada langsung dengan orang yang menelan atau diduga menderita COVID-19. Bila Anda mungkin terpapar virus Corona tapi tidak mengalami gejala apa pula biar, Anda tidak perlu memeriksakan diri ke rumah perih, cukup tinggal di graha selama 14 hari dan membatasi kontak dengan orang lain. Bila muncul gejala, baru lakukan isolasi mandiri dan tanyakan kepada dokter melalui telepon atau aplikasi mengenai tindakan apa yang perlu Anda lakukan dan obat apa yang demi Anda konsumsi. Setelah ini, pihak rumah sakit bakal memberikan instruksi untuk Anda.

Menjaga kebersihan, kesehatan, uniform tenang dan terapkan social distancing dapat menjadi pencegahan yang aman agar terlepas dari ciri-ciri terinfeksi virus corona tersebut. Segera lakukan isolasi mandiri jika Dikau mengalami gejala infeksi virus Corona (COVID-19) seperti dengan disebutkan di atas. Khususnya jika gejala muncul 2 minggu setelah kontak beserta penderita COVID-19 atau berpengaruh di daerah yang mempunyai kasus COVID-19. Para pengkaji mengatakan varian C adalah tipe Eropa utama, terlihat pada pasien awal dari Perancis, Italia, Swedia dan Inggris. Virus ini tidak ada dalam sampel daratan Cina studi ini tetapi tampak di Singapura, Hong Kong, dan Korea Selatan.

Para ilmuwan berpendapat metode mereka dapat diterapkan di sekuensing genom coronavirus terbaru untuk membantu memprediksi hotspot global masa depan dari penularan dan penyebaran patogen. Hingga saat ini belum ada obat ataupun vaksin untuk mengobati Covid-19. Namun demikian, para dokter dan ilmuwan di seluruh dunia masih terus berusaha paham bagaimana virus Corona ini menyerang manusia. Kita bisa mengenali gejala umum kalau virus corona ini terdapat di dalam tubuh kalian. Infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa menyebabkan penderitanya mengalami gejala flu, diantaranya demam, pilek, batuk, sakit tenggorokan. Seperti penyakit fotosintesis lainnya, COVID-19 dapat menyulut gejala ringan termasuk selesma, sakit tenggorokan, batuk, serta demam.

Leave a Comment